Kode-kode HTML

Writen By: Ferry Gustiawan

Edited by : Hartono Gunawan

HTML digunakan untuk membangun suatu halaman web. Sekalipun banyak orang menyebutnya

sebagai suatu bahasa pemrograman, HTML sama sekali bukan bahasa pemrograman, tapi

merupakan bahasa markup (penandaan), terhadap sebuah dokumen teks.

Simbol markup yang digunakan oleh HTML ditandai dengan tanda lebih kecil ( < ) dan tanda

lebih besar ( > ) , dan disebut tag.

1 Struktur Dasar HTML

Sebuah file HTML merupakan file teks biasa yang mengandung tag-tag HTML. Karena merupakan

file teks, maka HTML dapat dibuat dengan menggunakan teks editor yang sederhana, misalnya

Notepad. Dapat juga menggunakan HTML editor yang bersifat Visual, misalnya Frontpage.

Untuk menandai bahwa sebuah file teks merupakan file HTML, maka ciri yang paling nampak

jelas adalah ekstensi filenya, yaitu .htm atau .html.

Struktur Dasar

<HTML>

<HEAD>

………………………………

</HEAD>

<BODY>

…………………………………

</BODY>

</HTML>

Contoh :

Gunakanlah teks editor (notepad), tuliskan kode dibawah ini :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Web Sederhana </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

Ini halaman web pertama saya

</BODY>

</HTML>

Simpan dengan nama coba.htm, pada bagian save as type ubah menjadi all files. Setelah

disimpan, buka internet explorer, klik File > Open > browse (cari file coba.htm) > Open

2 Bagian HEAD

Bagian Head sebenarnya tidak harus ada pada dokumen HTML, tetapi pemakaian head yang

benar akan meningkatkan kegunaan suatu dokumen HTML. Isi bagian head – kecuali judul

dokumen – tidak akan terlihat oleh pembaca dokumen tersebut.

Elemen-elemen pada bagian head akan mengerjakan tugas-tugas sebagai berikut :

· Menyediakan judul dokumen

· Menjembatani hubungan antar dokumen

· Memberitahu browser untuk membuat form pencarian

· Menyediakan metode untuk mengirim pesan ke tipe browser

Elemen yang mungkin terdapat pada bagian head :

· Tag <TITLE>, digunakan untuk memberi judul dokumen.

Penggunaannya adalah sebagai berikut :

<TITLE> Judul </TITLE>

· Tag <META>, digunakan untuk mendefinisikan informasi-informasi di luar HTML Informasi

meta dapat digunakan oleh browser untuk menjalankan suatu aktivitas yang belum

didukung ileh HTML.

Perintah diatas akan diterjemahkan oleh browser sebagai “tunggu 60 detik, kemudian panggil

dokumen baru pada http://www.alamat.com”. Jika atribut URL tidak disertakan, maka halaman itu

sendiri yang akan dipanggil, jadi setara dengan mengklik tombol Refresh/Reload pada browser.

Penggunaan elemen <META> yang paling populer adalah penggunaan properti Keyword dan

Description. Kedua properti ini sangat berguna untuk membantu kerja search engine. Biasanya

search engine akan menggunakan teks yang disebutkan pada properti Keyword untuk

mengindeks dokumen dan menggunakan teks yang terdapat pada properti Description untuk

mendeskripsikan indeks tersebut.

Contoh :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> General Officers of the US Army in the Civil War </TITLE>

<META NAME=”Keywords” CONTENT=”Yankee, Grand Army of the Republic, War Between

the Satates”>

<META NAME=”Description” CONTENT=”A Listing of the General officers of the US Army in

the Civil WAR”>

</HEAD>

3 Bagian BODY

Bagian BODY merupakan isi dari dokumen HTML. Semua informasi yang akan ditampilkan, mulai

dari teks, gambar, sound, dan lain-lain, akan ditempatkan di bagian ini. Seperti telah

disebutkan di atas, bagian BODY diawali oleh tag <BODY> dan ditutup </BODY>.

Contoh :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Penggunaan BODY </TITLE>

</HEAD>

<BODY BGCOLOR=”Silver” TEXT=”Blue” ALINK=#000000 VLINK=#FF0000

LINK=”Green”>

ini adalah contoh penggunaan body

ini adalah sebuah <A href=””> link </A>

</BODY>

</HTML>

Tabel Warna

WARNA NILAI

Black #000000

Maroon #800000

Green #008000

Olive #808000

Navy #000080

Purple #800080

Teal #008080

Gray #808080

Silver #C0C0C0

Red #FF0000

Lime #00FF00

Yellow #FFFF00

Blue #0000FF

Fuchsia #FF00FF

Aqua #00FFFF

White #FFFFFF

4 Memberi Komentar

Untuk mempermudah pembacaan kembali kode-kode HTML, kadang-kadang ditambahkan

komentar ke dalam sebuah dokumen. Agar komentar tidak dapat dibaca pada browser, maka

harus digunakan tanda khusus, yaitu <!– dan diakhiri dengan tanda –> .

Contoh :

<HTML>

<HEAD>

<!– ini adalah bagian head –>

</HEAD>

<BODY BGCOLOR=#FF0000 >

<!– warna background adalah merah –>

</BODY>

</HTML>

5 Memberi Identitas

Kadang-kadang orang yang merancang suatu halaman web ingin mencantumkan namanya pada

dokumen web tersebut atau mungkin mencantumkan hak cipta terhadap dokumen tersebut.

Untuk mencantumkan informasi-informasi tersebut digunakan tag <ADDRESS>. Umumnya

informasi tersebut diletakkan pada bagian paling akhir suatu dokumen.

Contoh :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Penggunaan Address </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

Selamat datang di web amatir

<ADDRESS>

Dokumen ini di rancang oleh Ferry Gustiawan <BR>

Pada tanggal 13 Sept 2005

</ADDRESS>

</BODY>

</HTML>

6 Memformat Dokumen HTML

Dalam HTML terdapat beberapa tag yang dapat digunakan untuk memformat dokumen. Tag-tag

tersebut diantaranya adalah :

¨ Tag <BR>, membuat baris baru

Tidak memerlukan penutup </BR>

¨ Tag <P>, memulai paragaraf baru

Tidak memerlukan penutup </P>

¨ Tag <HR>, membuat garis batas horizontal

Contoh :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Format Dokumen HTML </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

Ini Web coba-coba saya <BR>

Nama saya Ferry

<P>

Saya belajar web di UNSRI

Jl. Mayor Salim Batubara, Bukit Besar

<P>

Hobbi saya travelling, olahraga dan komputer

<HR>

Terima kasih

<HR>

<H1> Bab I HTML </H1>

ini adalah isi bab 1

<H2> 1.1 subbab HTML </H2>

ini adalah isi subbab 1.1

<H3> 1.1.1 Sub-subbab HTML </H3>

ini adalah isi sub subbab 1.1.1

</BODY>

</HTML>

¨ Tag <PRE>, membuat tampilan dokumen HTML pada browser sama dengan tampilan pada

teks editor. Dengan tag <PRE>, maka tag <P> dan tag <BR> jadi tidak diperlukan lagi.

Contoh :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Web Sederhana </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<PRE>

Tampilan ini sma dengan tampilan di teks editor.

Klasemen

Team Main Menang Seri Kalah

==============================================

Team A 3 2 1 0

Team B 3 2 0 1

Team c 3 1 1 1

==============================================

kode program :

For I = 1 to 10

For J = 1 to 5

A(I,J)=I*J

Next

Next

</BODY>

</HTML>

PDF created with pdfFactory Pro trial version http://www.pdffactory.com

¨ Tag <CENTER>, Teks rata tengah

Contoh :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Web Sederhana </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<Center>

Teks ini rata tengah

</CENTER>

</BODY>

</HTML>

¨ Tag <UL> dan <OL>

Suatu cara pemformatan lain yang akan sangat banyak berguna adalah LIST (daftar). Ada dua

macam daftar, yaitu ORDERED lists (OL) dan UNORDERED lists (UL).

Ini adalah ordered list

1. Puntadewa

2. Bima

3. Arjuna

4. Nakula

5. Sadewa

Ini adalah unordered list

· merah

· biru

· lama

· baru

· ungu

Contoh 1:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>Order List</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

Kepribadian yang saya sukai

<UL>

<LI>pribadi yang jujur

<LI>pribadi yang ramah

<LI>rumah pribadi

<LI>mobil pribadi

<LI>sekretaris pribadi

</UL>

</BODY>

</HTML>

Contoh 2 :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>Order List</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

Kepribadian yang saya sukai

<OL>

<LI>pribadi yang jujur

<LI>pribadi yang ramah

<LI>rumah pribadi

<LI>mobil pribadi

<LI>sekretaris pribadi

</OL>

</BODY>

</HTML>

¨ Tag <ACRONYM>, untuk memberi keterangan atau screen tips

Contoh :

<html>

<head>

<title>Singkatan</title>

</head>

<body>

<acronym title=”word wide web”>

www

</acronym>

<p>Bila kita meletakkan kursor di atas kata www

maka muncul kata word wide web pada screen tips</p>

</body>

</html>

7 Memformat Karakter

Format terhadap karakter yang ditampilkan akan sangat berguna untuk membuat sebuah

dokumen HTML yang menarik.Pemformatan karakter tersebut mencakup beberapa hal :

· Logical Format

· Physical Format

· Tag <BLOCKQUOTE>

· Tag <FONT>

· Karakter Khusus

Logical Format

Logical format akan menerapkan layout dokumen secara logis dan terstruktur. Tag-tag yang

termasuk logical format adalah sebagai berikut :

<CITE>, digunakan untuk menandai suatu kutipan (Citation).

<CODE>, digunakan untuk menampilkan kode-kode pemrograman, misalnya bahasa C.

<EM>, digunakan untuk menandai suatu teks yang ditekankan oleh penulis.

<KBD>, dugunakan untuk menandai suatu teks yang harus dimasukkan oleh user melalui

keyboard.

<SAMP>, digunakan untuk menandai suatu teks yang dimaksudkan sebagai contoh.

<STRONG>, digunakan untuk menandai bagian yang terpenting dari suatu teks.

<VAR>, digunakan untuk menampilkan nama variabel.

<DFN>, digunakan untuk menandai sebuah subdefinisidari daftar definisi.

Semua tag tersebut memerlukan tag penutupnya masing-masing.

Contoh :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Logical Format </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<CITE> Tom Sawyer </CITE> adalah salah satu tokoh penting di dunia satra amerika.

<BR><BR>

Kode yang paling pertama dipelajari oleh programmer C adalah :

<CODE>puts (“Hello World!”);</CODE> <BR><BR>

Ia berkata , “Sekali tidak tetap <EM>tidak</EM>.” <BR> <BR>

Untuk berpindah ke direktor root , ketikkan <KBD>cd / </KBD>. <BR> <BR>

Pada abjad terdapat 5 huruf vokal, yaitu <SAMP>AEIUO</SAMP>. <BR> <BR>

Hal yang harus diingat-ingat adalah <STRONG>Jangan Panik !</STRONG> <BR> <BR>

Kode program tersebut diiterasi sebanyak <VAR>N</VAR> kali . <BR> <BR>

<DFN>Trenggiling adalah hewan pemakan semut. </DFN>

</BODY>

</HTML>

Physical Format

Physical format adalah format terhadap fisik suatu font. Tag-tag yang termasuk physical format

adalag sebagai berikut :

<B>, untuk menampilkan huruf tebal.

<I>, untuk menampilkan huruf miring.

<U>, untuk menampilkan garis bawah pada teks.

<TT>, untuk menampilkan huruf seperti huruf mesin ketik.

<STRIKE>, untuk menampilkan garis horizontal pada bagian tengah huruf.

<BIG>, untuk menampilkan ukuran huruf yang lebih besar.

<SMALL>, untuk menampilkan ukuran huruf yang lebih kecil.

<SUB>, untuk menampilkan subscript.

<SUP>, untuk menampilkan superscript.

Semua tag-tag tersebut memerlukan penutupnya masing-masing.

Contoh :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Memformat Karakter </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<B> kalimat ini akan dicetak tebal. </B><BR>

<I> kalimat ini akan dicetak miring </I><BR>

<U> kalima ini akan bergaris bawah </U><BR>

<STRIKE> kalimat ini akan bergaris tengah </STRIKE>

</BODY>

</HTML>

Tag <BLOCKQUOTE>

Digunakan untuk menandai bagian yang dikhususkan pada sebuah dokumen, misalnya kutipan

kitab suci, kata mutiara dll. Teks yang diberi ini akan menjorok ke dalam.

Contoh :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Penggunaan Blockquote </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<PRE>

Definisi Sistem menurut Steven B Shop adalah :

<BLOCKQUOTE>Sistem adalah kumpulan dari komponen-komponen yang

saling bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan.

</BLOCKQUOTE>

</BODY>

</HTML>

Tag <FONT>

Digunakan untuk mengatur jenis, ukuran dan warna font

C

ontoh :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Memformat Font </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<PRE>

<FONT FACE=”Arial” SIZE=1 COLOR=#FF0080>

Jenis font ini adalah Arial,berwarna biru,ukurannya 1

</FONT>

<FONT FACE=”Monotype Corsiva” SIZE=5 COLOR=BLUE>

Jenis font ini adalah Arial,berwarna biru,ukurannya 5

</FONT>

</BODY>

</HTML>

Karakter Khusus

Kadang-kadang dalam suatu dokumen HTML ingin ditampilkan karakter-karakter tertentu,

misalnya tanda lebih besar, lebih kecil dan lain-lain.

Karakter ISO Latin-1

À À capital A, grave accent ï ï small i, diæresis/umlaut

à à small a, grave accent Ð Ð capital Eth, Icelandic

Á Á capital A, acute accent ð ð small eth, Icelandic

á á small a, acute accent Ñ Ñ capital N, tilde

  capital A, circumflex ñ ñ small n, tilde

â â small a, circumflex Ò Ò capital O, grave accent

à à capital A, tilde ò ò small o, grave accent

ã ã small a, tilde Ó Ó capital O, acute accent

Ä Ä capital A, diæresis/umlaut ó ó small o, acute accent

ä ä small a, diæresis/umlaut Ô Ô capital O, circumflex

Å Å capital A, ring ô ô small o, circumflex

å å small a, ring Õ Õ capital O, tilde

Æ Æ capital AE ligature õ õ small o, tilde

æ æ small ae ligature Ö Ö capital O, diæresis/umlaut

Ç Ç capital C, cedilla ö ö small o, diæresis/umlaut

ç ç small c, cedilla Ø Ø capital O, slash

È È capital E, grave accent ø ø small o, slash

è è small e, grave accent Ù Ù capital U, grave accent

É É capital E, acute accent ù ù small u, grave accent

é é small e, acute accent Ú Ú capital U, acute accent

Ê Ê capital E, circumflex ú ú small u, acute accent

ê ê small e, circumflex Û Û capital U, circumflex

Ë Ë capital E, diæresis/umlaut û û small u, circumflex

ë ë small e, diæresis/umlaut Ü Ü capital U, diæresis/umlaut

Ì Ì capital I, grave accent ü ü small u, diæresis/umlaut

ì ì small i, grave accent Ý Ý capital Y, acute accent

Í Í capital I, acute accent ý ý small y, acute accent

í í small i, acute accent Þ Þ capital Thorn, Icelandic

Î Î capital I, circumflex þ þ small thorn, Icelandic

î î small i, circumflex ß ß small sharp s, German sz

Ï Ï capital I, diæresis/umlaut ÿ ÿ small y, diæresis/umlaut

Karakter-karakter ISO 8859-1

non-breaking space ± ± ± plus-or-minus sign

¡ ¡ ¡ inverted exclamation mark ² ² ² superscript two

¢ ¢ ¢ cent sign ³ ³ ³ superscript three

£ £ £ pound sign ´ ´ ´ acute accent

¤ ¤ ¤ general currency sign µ µ µ micro sign

¥ ¥ ¥ yen sign ¶ ¶ ¶ pilcrow (paragraph sign)

¦ ¦ ¦ broken (vertical) bar · · · middle dot

§ § § section sign ¸ ¸ ¸ cedilla

¨ ¨ ¨ umlaut/dieresis ¹ ¹ ¹ superscript one

© © © copyright sign º º º ordinal indicator, male

ª ª ª ordinal indicator, fem » » » angle quotation mark,

right

« « « angle quotation mark, left ¼ ¼ ¼ fraction one-quarter

¬ ¬ ¬ not sign ½ ½ ½ fraction one-half

­ ­ soft hyphen ¾ ¾ ¾ fraction three-quarters

® ® ® registered sign ¿ ¿ ¿ inverted question mark

¯ ¯ ¯ macron × × × multiply sign

° ° ° degree sign ÷ &div; ÷ division sign

8 Menambahkan Gambar

Dokumen HTML akan menarik bila ditambah gambar. Format gambar yang dapat ditampilkan :

GIF, JPEG, PCX, PNG, WMF, dll. Format gambar yang dikenal oleh hampir semua browser

adalah GIF dan JPEG.

Untuk menambah gambar digunakan tag <IMG>.

Contoh :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Menambah Gambar </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<IMG src=”c:\windows\bubbles.bmp” ALT=”Gambar Gelembung”

ALIGN=Middle>

Gambar ini terdapat pada windows 98 secara default, anda boleh

menggantinya.

</BODY>

</HTML>

9 Menggunakan LINK

Link merupakan suatu gambar atau teks yang terkait dengan suatu alamat tertentu. Jika Link

diklik maka dokumen HTML akan menuju ke alamat tersebut. Ditandai dengan Anchor, yaitu tag

<A>.

Tag <A> mempunyai dua atribut, yaitu HREF dan NAME. Atribut HREF digunakan jika sebuah

anchor akan digunakan sebagai link, sedangkan atribut NAME digunakan jika anchor akan

digunakan sebagai tujuan.

Contoh :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Penggunaan Link </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<A href=”http://www.yahoo.com”> klik disini </A> untuk menuju situs

yahoo.com. <BR>

atau dapat juga mengklik gambar ini :

<A href=”http://www.yahoo.com”>

<IMG src=”c:\windows\tintin.jpg” ALT=”www.yahoo.com”></A>

<BR><BR>

</BODY>

</HTML>

10 Menggunakan Tabel

HTML menyediakan tag-tag untuk membuat sebuah tabel, yaitu :

Tag <TABLE> : untuk mendefinisikan sebuah tebel

Tag <TR> : untuk mendefinisikan baris tabel

Tag <TH> : untuk mendefinisikan judul tiap kolom atau baris

Tag <TD> : untuk mendefinisikan isi tiap kolom

Contoh :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Menggunakan Tabel </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<TABLE BORDER>

<TR>

<TH> Kolom 1 </TH>

<TH> Kolom 2 </TH>

<TH> Kolom 3 </TH>

</TR>

<TR>

<TD> Baris 1 kolom 1 </TD>

<TD> Baris 1 kolom 2 </TD>

<TD> Baris 1 kolom 3 </TD>

</TR>

<TR>

<TD> Baris 2 kolom 1 </TD>

<TD> Baris 2 kolom 2 </TD>

<TD> Baris 2 kolom 3 </TD>

</TR>

</TABLE>

</BODY>

</HTML>

Atribut untuk tag <TABLE> adalah sebagai berikut :

ATRIBUT KETERANGAN

ALIGN Posisi horizontal tabel

BACKGROUND Menentukan gambar latar belakang tabel

BGCOLOR Menentukan warna latar belakang tabel

BORDER Menentukan tebal bingkai tabel

BORDERCOLOR Menentukan warna bingkai tabel

BORDERCOLORLIGHT Menentukan warna depan bingkai tabel

BORDERCOLORDARK Menentukan warna bayangan bingkai tabel

CELLSPACING Menentukan jarak spasi antar sel

CELLPADDING Menentukan jarak isi sel dengan bingkai

HEIGHT Menentukan tinggi tabel

WIDTH Menentukan lebar tabel

VALIGN Menentukan posisi vertikal teks dalam sel

Sedangkan atribut tag <TD> adalah :

ATRIBUT KETERANGAN

ALIGN Posisi horizontal teks dalam sel

BACKGROUND Menentukan gambar latar belakang sel

BGCOLOR Menentukan warna latar belakang sel

BORDER Menentukan tebal bingkai sel

BORDERCOLOR Menentukan warna bingkai sel

BORDERCOLORLIGHT Menentukan warna depan bingkai sel

BORDERCOLORDARK Menentukan warna bayangan bingkai sel

COLSPAN Menentukan jumlah kolom yang digabung

HEIGHT Menentukan tinggi sel

NOWRAP Menentukan teks agar tetap satu baris

ROWSPAN Menentukan lebar tabel

VALIGN Menentukan posisi vertikal teks dalam sel

11 Menggunakan Form

Form adalah sebuah daftar isian. Daftar isian ini untuk meminta informasi dari user untuk

kemudian diolah. Umumnya pengolahan form dilakukan pada server dengan menggunakan skrip

yang bersifat server-side.

Untuk membuat sebuah form, tag-tag yang diperlukan adalah :

· Tag <FORM>

· Tag <TEXTAREA>

· Tag <SELECT>

· Tag <INPUT>

Tag <FORM>

Tag <FORM> merupakan tag yang digunakan untuk mendefinisikan sebuah form. Tag ini

mempunyai dua atribut, yaitu METHOD dan ACTION.

ATRIBUT KETERANGAN

METHOD Untuk menentukan metode pengolahan form

ACTION Untuk menentukan URL atau direktori dari file yang digunakan untuk

mengolah form tersebut

Tag <TEXTAREA>

Tag <TEXTAREA> digunakan untuk membuat sebuah kotak teks multi baris. Tag ini mempunyai

beberapa atribut, yaitu :

ATRIBUT KETERANGAN

NAME Mendefinisikan nama objek textarea

ROWS Menentukan jumlah baris textarea

COLS Menentukan lebar textarea

Contoh :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>Text Area</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<FORM>

<TEXTAREA NAME=teksarea1 ROWS=10 COLS=40>

Teks ini akan tertulis di dalam textarea

</TEXTAREA>

</FORM>

</BODY>

</HTML>

Tag <SELECT>

Tag <SELECT> digunakan untuk membuat sebuah daftar pilihan. Tag ini memiliki beberapa

atribut, yaitu :

ATRIBUT KETERANGAN

NAME Mendefinisikan nama dari objek select

SIZE Menentukan berapa pilhan yang akan ditampilkan. Jika atribut ini tidak

disertakan atau diberi nilai 1, pilihan akan ditampilkan sebagai dropdown

list. Jika diberi nilai 2 atau lebih, pilihan akan ditampilkan

sebagai scroll box. Jika nilai SIZE lebih besar dari jumlah pilihan yang

ada pada <SELECT>, pilihan kosong akan ditambahkan. Jika user

memilih pilihan ini maka nilainya adalah kosong.

MULTIPLE Mengizinkan untuk memilih lebih dari satu

Pilihan yang disediakan oleh tag <SELECT> diberikan di dalam tag <OPTION>. Tag <OPTION>

sendiri mempunyai dua atribut yaitu VALUE yang digunakan untuk memberi nama item pilihan

dan SELECTED yang menunjukkan pilihan yang terpilih secara deafult. Tag <OPTION> tidak

perlu ditutup dengan </OPTION>.

Contoh :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>SELECT</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

Berapa besar memori yang Anda pakai :

<FORM>

<SELECT NAME=”memori”>

<OPTION SELECTED VALUE=”16 MB”>16 MB

<OPTION VALUE=”32 MB”>32 MB

<OPTION VALUE=”64 MB”>64 MB

<OPTION VALUE=”128 MB”>128 MB

<OPTION VALUE=”128keatas”>Lebih 128 MB

</SELECT>

</FORM>

</BODY>

</HTML>

Tag <INPUT>

Tag <INPUT> digunakan untuk membuat komponen-komponen yang digunakan untuk meminta

informasi dari user, misalnya kotak teks, kotak pilihan, tombol dan lain-lain. Tag ini tidak

memerlukan tag penutup. Tag ini mempunyai beberapa atribut, yaitu :

ATRIBUT KETERANGAN

NAME Mendefinisikan nama dari objek input. Atribut ini harus dituliskan

kecuali untuk tipe submit dan clear

SIZE Menentukan ukuran kotak teks

MAXLENGTH Menentukan jumlah maksimum karakter yang dapat dimasukkan pada

kotak teks

VALUE Untuk kotak teks, menentukan teks yang tertulis. Untuk check box atau

radio, menentukan nilai item yang dipilih. Untuk Submit dan Reset,

menentukan teks yang tertulis pada tombol

CHECKED Hanya digunakan untuk check box atau radio. Menentukan pilihan yang

terpilih secara default.

TYPE Menentukan tipe input yang dibuat

Tipe input yang dapat dibuat adalah :

· Text, digunakan untuk membuat kotak teks

· Password, digunakan untuk membuat kotak teks, tetapi semua karakter akan

ditampilkan dengan tanda *.

· Check Box, digunakan untuk membuat suatu daftar pilihan yang dapat dipilih lebih dari

satu.

· Radio, digunakan untuk membuat suatu daftar pilihan yang hanya dapat dipilih satu

saja.

· Reset, digunakan untuk membuat tombol yang fungsinya untuk menghapus semua isian

form yang telah diberikan.

· Submit, digunakan untuk membuat tombol yang fungsinya untuk mengirimkan data

form agar diolah.

Contoh :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>Belajar Form</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<FORM>

<PRE>

Silakan masukkan data pribadi Anda :

Nama :<INPUT TYPE=text NAME=txtnama>

Alamat :<INPUT TYPE=text NAME=txtalamat SIZE=50>

No Telpon :<INPUT TYPE=text NAME=txttelpon SIZE=10>

Masukkan Password Anda : <INPUT TYPE=password MAXLENGTH=6>

Hobby Anda (boleh lebih dari satu) :

<INPUT TYPE=checkbox NAME=hobby VALUE=baca> Membaca

<INPUT TYPE=checkbox NAME=hobby VALUE=ORaga> Olah Raga

<INPUT TYPE=checkbox NAME=hobby VALUE=nonton> Nonton Film

<INPUT TYPE=checkbox NAME=hobby VALUE=travel> Travelling

<

!–perhatikan bahwa untuk satu kelompok pilihan yang sama nilai atribut NAME harus

sama–>

Jenis Kelamin :

<INPUT TYPE=radio NAME=jk VALUE=pria> Laki-laki

<INPUT TYPE=radio NAME=jk VALUE=wanita> Perempuan

<HR>

<INPUT TYPE=submit VALUE=kirim> <INPUT TYPE=Reset VALUE=hapus>

</FORM>

</BODY>

</HTML>

12 Menggunakan Frame

Frame digunakan untuk membagi jendela browser menjadi beberapa bagian dan masing-masing

bagian terdiri dari dokumen HTML tersendiri. Frame pertama kali diperkenalkan oleh Netscape

Navigator 2.0.

Untuk membuat sebuah frame, tag yang digunakan adalah :

· Tag <FRAMESET>

· Tag <FRAME>

· Tag <NOFRAME>, digunakan untuk menampilkan sebuah alternatif dokumen jika

browser tidak mendukung penggunaan frame. Sebuah frame dapat didefinisikan di

dalam frame lain.

Tag <FRAMESET> mempunyai beberapa atribut :

ATRIBUT KETERANGAN

ROWS Membuat frame secara mendatar (baris) sekaligus mendefinisikan labar

masing-masing

COLS Membuat frame secara vertikal (kolom) sekaligus mendefinisikan labar

masing-masing

BORDERCOLOR Mendefinisikan warna bingkai frame

Untuk mendefinisikan lebar frame pada atribut ROWS dan COLS ada tiga cara yang dapat

digunakan, yaitu dengan nilai tetap, nilai persentase, dan nilai proporsional. Misalnya ingin

dibuat tiga buah frame, maka penggunaannya adalah sebagai berikut :

· Dengan nilai tetap

<FRAMESET ROWS=”100,240,400”>

· Dengan nilai persentase

<FRAMESET COLS=”30%,40%,30%”>

· Dengan nilai proporsional

<FRAMESET ROWS=” *,2*,3*”>

Dengan nilai tetap, setiap frame didefinisikan dalam ukuran pixel. Cara ini kurang baik karena

jika resolusi monitor user tidak sama dengan resolusi monitor pada saat perancangan frame,

maka frame yang terbentuk akan menjadi kacau.

Dengan nilai persentase, lebar setiap frame didefinisikan sebagai persentase dari lebar jendela

browser sehingga resolusi monitor tidak akan berpengaruh.

Dengan nilai proporsional, lebar setiap frame juga didefinisikan sebagai persentase dari lebar

jendela browser, hanya saja pembacaannya agak berbeda. Misalnya nilai proporsionalnya

adalah “*,2*,*”, jumlah bintang seluruhnya adalah 1+2+1=4, frame pertama akan memiliki lebar

¼ dari jendela browser, frame kedua 2/4 atau ½ dari jendela browser, dan frame ketiga ¼ dari

jendela browser.

Tag <FRAME> mempunyai atribut :

ATRIBUT KETERANGAN

SRC Menentukan nama file HTML yang digunakan sebagai isi frame

MARGINHEIGHT Menentukan batas atas dan bawah antara dokumen dengan bingkai

dalam pixel

MARGINWIDTH Menentukan batas kiri dan kanan antara dokumen dengan bingkai

dalam pixel

SCROLLING Menentukan apakah frame dapat memiliki scroll bar. Nilainya adalah

YES, NO, AUTO

NORESIZE Jika atribut ini disebutkan, frame tidak dapat diubah ukurannya

NAME Mendefinisikan nama dari objek frame. Nama ini dapat digunakan

sebagai tujuan sebuah link

BORDER Menentukan ukuran bingkai frame

Contoh :

<html>

<head>

<title>Frame Kiri</title>

</head>

<body bgcolor = “white”>

<h1>Frame di Sebelah Kiri</h1>

</body>

</html>

Simpan dengan nama : framekiri.htm

<html>

</head>

<title>Frame Kanan</title>

<head>

<body bgcolor = “white”>

<h1>Frame di Sebelah Kanan</h1>

</body>

</html>

Simpan dengan nama : framekanan.htm

<html>

<head>

<title>Contoh Penggunaan Frame</title>

</head>

<frameset cols=30%,*”>

<frame src=”framekiri.htm”>

<frame src=”framekanan.htm”>

</frameset>

</html>

Simpan dengan nama : frame.htm

Selamat Mencoba🙂

~ by suarajangkrik on March 28, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: